Renungan Rohani

“Seorang Katolik, tanpa doa? Itu sama seperti seorang prajurit tanpa baju perang.” (Furrow 453, Santo Josemaria Escriva)

“Saya nasihatkan padamu untuk membaca Perjanjian Baru dan masuklah pada setiap peristiwa dan ambillah bagian di dalamnya sebagai salah satu tokoh lagi. Saat-saat yang kamu habiskan dengan cara ini setiap hari akan memampukanmu untuk menitis Injil, merefleksikannya dalam hidup, dan membantu orang lain untuk merefleksikannya.” (Furrow, 672. Santo Josemaria Escriva)

Untuk menjadi seperti Kristus, kita harus melihat diri kita dalam Dia. Tidak cukup bila kita hanya memiliki pemikiran umum tentang semangat hidup Kristus. Kita harus mempelajari detil kehidupan dan sikap-Nya. Terutama, kita harus merenungkan hidup-Nya, mendapatkannya dari kekuatan, terang, ketenangan, dan damainya.

“Ketika Anda mencintai seseorang, Anda ingin tahu segala hal tentang hidup dan karakternya, dan juga ingin menjadi seperti dia. Itulah mengapa kita harus merenungkan hidup Yesus, mulai dari kelahiran-Nya di kandang sampai dengan wafat dan kebangkitan-Nya. Pada tahun-tahun awal kehidupan saya sebagai imam, saya memberikan hadiah kepada umat berupa salinan Injil dan buku-buku tentang hidup Yesus. Karena kita memang perlu untuk mengetahuinya dengan baik, memilikinya di dalam pikiran dan hati kita, sehingga kapan saja, tanpa buku apapun, kita dapat memejamkan mata dan merenungkan hidup-Nya, menyaksikannya seperti film. Dengan cara inilah sabda dan perbuatan Tuhan akan hadir dalam pikiran kita dalam berbagai situasi hidup kita yang berbeda-beda.” (Christ is passing by, 107)

Tempat:

  • Griya Semeru (WR Supratman 65)

Waktu:

  • Setiap hari Rabu Pukul 18.30 – 19.00
  • Setiap hari Sabtu Pukul 18:00 – 18:45

Pemimpim (Pembicara):

  • Romo F.X. Zen Taufik pr
  • Romo Ramon Nadres pr